Translate

Selasa, 18 September 2012

Profil Negara Perancis

0 komentar


  • Nama Lengkap  : Republik Perancis
  • Area    : 547,030 sq km (daratan: 545,630 sq km; air: 1,400 sq km) tidak termasuk teritori  luar/overseas territory
  • Populasi  : 63.4 miliar
  • Ibukota  : Paris
  • Bahasa   : Perancis
  • Agama Mayoritas   : Kristen (Protestan, Katolik Roma, Katolik)
  • Mata Uang  : Euro (1 Euro = 100 sen)
  • Kepala Negara  : Presiden Nicolas Sarkozy (UMP)
  • Perdana  Menteri  : M. François Fillon (UMP)
  • Menteri Luar Negeri  : M. Bernard Kouchner (Independen, sebelumnya PS)
  • Harapan Hidup  : 77 tahun (pria), 84 tahun (wanita)(UN)
  • Ekspor Utama  : Mesin dan peralatan transportasi,produk agrikultural termasuk anggur (wine)
  • GNI per Kapita  : US $38,500 (World Bank, 2007)


Negara Perancis saat ini (terkenal dengan istilah Republik Kelima) merupakan sebuah negara Republik dan berbentuk negara kesatuan. Perancis menganut sistem pemerintahan semi presidensiil. Mengapa disebut semi Presidensiil? Ini dikarenakan  dalam menjalankan roda pemerintahan, Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dibantu oleh seorang Perdana Menteri. Hal ini berbeda dengan sistem pemerintahan yang presidensiil secara murni dimana Presiden hanya menjalankan pemerintahan seorang diri dengan hanya dibantu kabinet.

Untuk urusan legislatif, Perancis menggunakan sistem parlemen 2 pintu (bikameral) yang terdiri dari National Assembly (sidang Nasional) dan Senat Tidak Berpendapat (Perliament Sovereignity). Hal ini berbeda dengan Indonesia yang mempunyai sistem legislatif trikameral (3 pintu)  yang terdiri dari MPR, DPR, dan DPRD. Di Perancis, parlemen dapat membubarkan kabinet sehingga pihak mayoritas menjadi penentu pilihan pemerintah. Walaupun demikian, Presiden tidak dipilih oleh parlemen tetapi dipilih secara electoral college yang terdiri dari wakil-wakil daerah / kota.

Dalam menjalankan sistem pemerintahan di perancis, kabinet yang anggotanya terdiri dari dewan - dewan menteri berada dibawah kepemimpinan Perdana Menteri. Sedangkan Presiden bersama dengan Sidang Nasional dan Parliement Sovereignity  akan mengangkat Dewan Konstitusi. Dewan Konstitusi ini anggotanya terdiri dari 9 orang yang tugas utamanya adalah mengawasi ketertiban dalam proses pemilihan presiden dan parlemen serta mengawasi pelaksanaan referendum.

Konstitusi yang dianut oleh Negara Perancis adalah konstitusi tertulis. Namun bila dibandingkan dengan negara-negara yang lain, konstitusi Perancis ini lebih regid (lebih kaku). Terjadi pemisahan kekuasaan yang jelas antara legislatif yang ada di tangan parlemen, Eksekutif di tangan Presiden, dan Yudicial di tangan badan kehakiman. Mengenai Badan Kehakiman, para hakim ini diangkat oleh eksekutif dan terbagi menjadi dua. Yaitu Peradilan Kasasi (Court of Casation) dan Peradilan Hukum Administrasi. Dalam perkara-perkara yang rumit dan berat, penanganannya akan dilakukan oleh Tribunal des Conflits.

> Sepak Bola
Perancis pernah menjuarai turnamen ini dua kali selama keikutsertaannya di turnamen ini yaitu di Euro 1984 dan Euro 2000. Di Euro 1984 Perancis bertindak sebagai tuan rumah dan masih di perkuat oleh legenda mereka Michel Platini yang sekarang menjabat sebagai Presiden UEFA, di final mereka mengalahkan Spanyol 2-0 untuk mengangkat trophy Euro pertama kalinya. Di Euro 2000 prestasi mereka menjadi lebih baik setelah dua tahun sebelumnya mereka menjadi juara piala dunia 1998, di final team yang kala itu masih di perkuat Zinedine Zidane mengalahkan Italia 2-1 melalui golden goal. Prestasi lainnya adalah sekali menjadi semifinalis (Euro 1996) dan tiga kali menjadi perempatfinalis (Euro 1964, Euro 1968, Euro 2004) dan sisanya dua kali harus kandas di babak grup di turnamen final Euro. Di Euro 2012 nanti Perancis harus menghilangkan prestasi buruk selama ini, setelah menjadi finalis di Piala Dunia 2006, Perancis di Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 bermain buruk dan harus berada di peringkat terbawah pada babak grup di dua turnamen tersebut.  Pelatih Timnas Perancis sekarang Lauren Blanc harus bekerja ekstra keras untuk membawa kejayaan kembali ke tanah kelahirannya sendiri, walaupun di dua pertandingan pertama semenjak melatih timnas Perancis harus kalah berturut, akhirnya kemudian di balas dengan 17 kali kemenangan berturut-turut hingga masuk ke babak final turnamen Piala Eropa nanti. Perancis sekarang lebih banyak di perkuat oleh pemain muda, contohnya dengan di bawanya beberapa pemain muda oleh Blanc seperti Yohan Cabaye dan Yann M`Vila untuk memperkuat lini tengah mereka. Akan tetapi pemain senior seperti Karim Benzema, Samir Nasri, Patrice Evra dan Frank Ribery masih memperkuat squad Perancis nanti di Piala Eropa 2012 nanti. Berikut kami tampilkan perkiraan susunan pemain yang akan di bawa Blanc untuk turnamen Piala Eropa 2012 mendatang:
Kiper: Hugo Lloris (Lyon), Steve Mandanda (Marseille), Cedric Carrasso (Bordeaux)
Bertahan: Patrice Evra (Manchester United), Gael Clichy (Manchester City),  Eric Abidal (Barcelona), Younes Kaboul (Tottenham), Mamadou Sakho (PSG), Bacary Sagna (Arsenal), Anthony Reveillere (Lyon), Adil Rami (Valencia), Phillipe Mexes (AC Milan), Laurent Koscielny (Arsenal)
Gelandang: Samir Nasri (Manchester City), Jeremy Menez (PSG), Florent Malouda (Chelsea), Frank Ribery (Bayern Munchen), Alou Diarra (Marseille), Yohan Cabaye (Newcastle), Yann M`Vila (Rennes), Mathieu Valbuena (Marseille), Abou Diaby (Arsenal), Marvin Martin (Sochaux), Lassana Diarra (Real Madrid), Mathieu Debuchy (Lille)
Penyerang: Karim Benzema (Real Madrid), Loic Remy (Marseille), Dimitri Payet (Lille), Bafentimbi Gomis (Lyon), Kevin Gameiro (PSG), Guillaume Hoarau (PSG)

 > SEJARAH
Sebagai pemain kunci dalam panggung dunia dan merupakan negara yang terletak di Jantung Eropa Barat, Perancis membayar harga yang mahal untuk kondisi ekonomi dan sumberdaya manusia yang hancur selama dua perang dunia. Tahun-tahun yang diikuti dengan konflik berkepanjangan dimulai sejak kemerdekaan Alzajair dan sebagian koloni Perancis di Afrika dan Asia Tenggara.
 
Sejarah Perancis sangat kompleks dengan perubahan invasi dan perang dengan negara tetangga dan juga dikarenakan oleh arus migrasi dari dan ke beberapa negara. Perancis berubah dalam segi bentuk dan ukuran dalam beberapa abad dan bahkan ibukota pun pernah berpindah tempat. Perancis mengalami beberapa kali perubahan bentuk sistem pemerintahan selama berabad-abad dari republik yang pertama ke republik selanjutnya. Dari tahun 1959 hingga saat ini, pemerintah Perancis bertahan dalam Republik Kelima. Kursi kepresidenan Perancis saat ini diduduki oleh Nicholas Sarkozy yang memenangkan pemilupada tahun 2007 dan menjadi presiden keenam dalam Republik Kelima.
 
> POLITIK
Sejak revolusi Perancis pada tahun 1789 dan pembentukan pemerintah demokratik pada tahun 1792 (Republik pertama) dan akhir dari masa kepemimpinan raja dan ratu di Perancis selalu ada beberapa parlemen.. Politik Perancis cenderung berubah pada setiap pemilihan dan hal ini terlihat dari situasi politik yang cenderung emosional terlihat dari masih seringnya terdengar ungkapan seperti Komunis, Trotsky dan Nasionalisme. De Gaule dan Mitterand merupakan pemimpin yang paling berpengaruh dalam dunia perpolitikan di Perancis.
 
> Pemerintahan Perancis 
Pemerintahan Perancis dibagi kedalam beberapa tingkatan, menteri dan seksi. Urutan struktur yang tersebut dibawah ini merupakan bagian paling penting. Hirarki yang telah disederhanakan untuk menggambarkan kekuasaan pemerintah di Perancis adalah sebagai berikut:
  • Presiden Perancis
  • Senat yang membawahi senator yang dipilih oleh mayor.
  • Parlemen, yang dipilih oleh pemilih berkebangsaan Perancis.
  • Dewan Regional
  • Dewan Distrik
  • Dewan Kota
Sehubungan dengan pemerintah Perancis yang mendesentralisasi kekuasaannya, maka banyak dewan kota yang disatukan kedalam satu bentuk komunitas yang dinamakan Communité de communes.
 
> EKONOMI
Perancis merupakan negara industri maju dengan GDP terbesar kelima sesudah AS, Jepang, Jerman dan Inggris. Pertumbuhan ekonomi Perancis pada tahun 2007 tercatat sebesar 1,9%, menurun dari tahun 2006 yang mencapai 2,2%, sedangkan untuk tahun 2008 mencapai 1,8%. Tingkat pengangguran pada tahun 2007 mencapai 8% dan jumlahnya terus meningkat seiring dengan adanya krisis finansial global.
Jerman, Spanyol, Italia, Inggris dan Belgia adalah 5 terbesar negara tujuan investasi Perancis. Perancis merupakan negara penanam modal terbesar ke-empat di dunia sekaligus salah satu negara penerima investasi yang terbesar di dunia. Investasi Perancis di luar negeri pada umumnya berada di negara-negara UE, Amerika Serikat, dan negara industri maju lainnya. Investasi di wilayah tersebut sudah berlangsung cukup lama dan bertahan hingga saat ini karena faktor-faktor ekonominya yang menunjang. Wilayah Eropa Timur menjadi salah satu pilihan investasi karena persamaan budaya, upah kerja yang relatif rendah dan pertumbuhan ekonomi di Eropa Timur. Selain negara-negara UE, AS dan Eropa Timur, akhir-akhir ini China juga merupakan negara tujuan yang sangat menarik bagi investasi dan ekspor Perancis.
 
Dalam upaya memperbaiki perekonomian Perancis yang terkena dampak krisis keuangan global, Pemerintah Perancis meluncurkan paket dana strategis investasi sebesar Euro 20 milyar untuk menyelamatkan industri Perancis dari pengambilalihan pihak asing. Menyusul setelah itu, pada tanggal 5 Desember 2008, Presiden Sarkozy meluncurkan paket kebijakan senilai Euro 26 milyar (US$ 33 milyar) untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja di Perancis. Paket ini bersifat an investment-driven bid.
 
Perancis juga berhasil mengupayakan dukungan kondusif di tingkat regional. Dengan adanya keputusan Komisi UE pada tanggal 8 Desember 2008 untuk melonggarkan Pakta Stabilitas dan pertumbuhan UE mengenai batas maksimum hutang anggaran publik untuk sementara, membuat pemerintah Perancis mendapat kelonggaran untuk menyesuaikan anggarannya yang diperkirakan akan melewati batas maksimum 3% tahun 2009 dan 2010. Presidensi Perancis juga telah berhasil mengupayakan paket stimulasi di tingkat UE sebesar Euro 200 juta. Melalui paket ini, masing-masing negara anggota akan menyediakan dana di tingkat regional sebesar 1,5% dari GDP-nya untuk melakukan pemotongan pajak dan meningkatkan daya beli guna menggerakkan kembali perekonomian di masing-masing negara UE. Perancis juga berhasil membawa negara-negara UE menyepakati ”the 20-2—2- deal” yaitu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 20% tahun 2020, melakukan hemat energi sebesar 20% dan menjadikan energi terbarukan sebagai 20% dari keseluruhan energi yang digunakan.  
Baca Selengkapnya >>

Kehebatan Mereka yang Dikucilkan

0 komentar

“Ada batu-batu berharga di sekitar kita yg akan mengubah jalur dunia karena mereka dapat melihat dunia dengan cara berbeda. Pikiran mereka unik & tidak setiap orang mengerti mereka. Mereka membalikkan. Kemudian mereka muncul sebagai pemenang dan dunia terkejut”
Kita semua tentu mengenal nama-nama hebat seperti Leonardo Da Vinci, Pablo Picasso, Albert Einstein, Alexander Graham Bell, Thomas Alva Edison, Agatha Christie dan Walt Disney. Nama-nama besar ini hingga kini masih sering disebut dunia karena prestasi yang mereka goreskan dalam kanvas peradaban dunia, meskipun mereka telah ratusan dan puluhan tahun meninggal dunia. Semua orang tentu mengenal karya-karya hebat mereka tetapi hanya sedikit dari kita yang tahu tentang kelemahan yang mereka alami. Mereka semua ternyata memiliki satu kelainan yang disebut dengan Dyslexia. Bagi Albert Einstein huruf yang tertulis di kertas terlihat menari-nari dalam pandangannya. Pablo Picasso tidak bisa membedakan antara angka 7 dengan bentuk hidung pamannya. Leonardo Da Vinci memiliki tulisan yang terbalik, yang baru dapat dibaca dengan jelas ketika dibaca dengan mengunakan cermin. Penulis novel hebat sepanjang masa Agatha Christie bahkan mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis. Sungguh sebuah keajaiban tentunya, masih banyak lagi nama-nama besar lainnya yang mengalami kelainan dyslexia tetapi memberikan kontribusi hebat bagi dunia.

Dyslexia , Guru dan Metode Yang Tepat
Kisah menarik tentang seorang anak yang menderita dyslexia diceritakan dengan baik oleh Film Taree Zameen Par. Jika diterjemahkan secara bebas, judul film ini memiliki makna bintang kecil di bumi. Film besutan aktor India Amir Khan ini tidak hanya bercerita tentang seorang anak dyslexia tetapi juga memiliki pelajaran moral yang baik dalam pendidikan – mendidik untuk memanusiakan manusia. Film ini menceritakan seorang anak bernama lshaan Nandkishore Awasthi yang menderita dyslexia. Kelainan yang dideritanya ternyata tidak diketahui oleh kedua orang tuanya hingga Ishaan dididik di sekolah asrama dan mendapatkan guru yang memang memahami keterbatasan tersebut.
Apakah sebenarnya dyslexia? Dyslexia merupakan keterbatasan yang dimiliki oleh seseorang yang mempengaruhi kemampuannya dalam bahasa lisan dan tulisan. Keterbatasan ini juga menyebabkan mereka sulit untuk memahami sesuatu, mengingat, mengorganisasikan dan menggunakan simbol-simbol verbal. Dyslexia tidak ada hubungannya dengan keterbatasan intelektual, karena dyslexia dapat terjadi pada individu dengan berbagai tingkat kecerdasan. Bahkan penelitian ilmiah juga menemukan adanya keterkaitan yang positif antara dyslexia dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Berbagai kesulitan dialami oleh orang tua Ishaan ketika mereka harus mendidiknya. Orang tuanya pun akhirnya mengirimkannya ke sekolah asrama karena Ishaan telah dua tahun tidak naik kelas di sekolah sebelumnya. Ishaan amat sulit untuk melakukan perhitungan matematis, membaca dan menulis. Namun demikian ia memiliki kemampuan imajinasi yang tinggi. Hal ini terlihat dari lukisan-lukisan yang ia buat. Orang tua Ishaan tidak menyadari hal tersebut. Mereka selalu memaksakan agar Ishaan mendapatkan prestasi yang baik di sekolahnya agar kelak ia mampu bersaing dalam kehidupan di masyarakat. Rasa frustasi pun muncul dalam diri mereka berdua ketika mereka tak juga berhasil membuat Ishaan berubah. Proses pendidikan yang dialami oleh Ishaan di sekolah berasrama semakin membuatnya tertekan. Keteraturan, kedisiplinan dan ketiadaan kasih sayang dari kedua orang tuanya semakin meruntuhkan rasa percaya dirinya. Tipe-tipe guru yang memaksakan kehendak dan menekan siswa untuk selalu berprestasi di kelas semakin membuat Ishaan tertekan. Hingga pada akhirnya muncul seorang guru bernama Ram Shankar Nikumbh. Guru menggambar yang membuat segala sesuatunya menjadi berbeda.
Guru Nikumbh berhasil menumbuhkan kepercayaan diri Ishaan dan kemampuannya untuk melukis kembali. Nikumbh juga memberikan informasi yang detail kepada kedua orang tua Ishaan tentang kelainan dyslexia yang dimiliki oleh anaknya. Komunikasi ini juga dilakukannya kepada managemen sekolah untuk memberikan perlakuan yang khusus kepada Ishaan. Ishaan diberikan fasilitas untuk mendapatkan ujian secara lisan, mengingat kemampuannya menulisnya masih terkendala. Nikumbh sendiri sebenarnya juga penderita dyslexia yang berhasil mengatasi keterbatasan tersebut karena mendapatkan guru dan metode pembelajaran yang tepat. Pemahaman yang baik tentang dyslexia dan kesabarannya dalam mendidik Ishaan membuahkan hasil yang luar biasa. Kemampuan melukis Ishan menjadi semakin baik, dan ia juga berhasil membuat Ishan bisa membaca, menulis, berhitung dan mengingat urutan-urutan huruf, kata dan kalimat dengan baik.
Pendidikan Yang Memanusiakan Manusia
Saya jadi teringat dengan pernyataan yang dikemukakan oleh Prof. Yohannes Surya, beliau mengatakan Anak-anak akan menjadi luar biasa jika diberikan guru yang hebat dengan metode yang tepat. Film yang saya kemuakan di atas merupakan paparan atas apa yang terjadi di dunia nyata. Selain film Taree Zameen Par, ada beberapa film dengan tema pendidikan yang menarik untuk disimak seperti Monalisa Smile dan 3 Idiot. Dari ketiga film tersebut dapat ditarik benang merah, bahwa pendidikan yang sesungguhnya adalah membuat manusia merdeka untuk berfikir dengan segala kreatifitas yang dimilikinya. Namun demikian pendidikan kita saat ini secara umum lebih menekankan pada prestasi akademik dan cenderung dogmatis. Model pendidikan seperti ini jelas tidak akan mampu menggali potensi-potensi anak seperti Ishaan yang menderita dyslexia. Padahal sebenarnya jika dikelola dengan baik anak- seperti ini justru yang akan menjadi penerus-penerus Albert Einstein, Stephen Hawking, dan ilmuwan-ilmuwan hebat lainnya.
Siswa yang hebat adalah mereka yang mampu mendapat nilai 100, 90, 80. Seringkali berbagai kesalahan tidak ditoleransi oleh guru-guru ataupun dosen-dosen ketika mereka menyampaikan materi pelajaran atau kuliahnya. Tak jarang juga, para pendidik tersebut memaksakan gaya belajar mereka kepada siswa mereka. Mereka lupa bahwa setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Setiap manusia diciptakan Tuhan dengan spesifikasi yang berbeda-beda. Ada kelebihan dan tentu mereka memiliki kekurangan.
Banyak guru dan dosen bertindak seperti ulama besar, semua kata yang disampaikan harus ditiru, jawaban ujian harus sama persis dengan apa yang tercantum di dalam buku teks. Jawaban yang berbeda dari apa yang tercantum di buku teks atau apa yang telah disampaikan adalah haram! Mereka tidak mentolerir pemikiran-pemikiran yang berbeda. Inikah yang dinamakan pendidikan dan ilmu pengetahuan? Aneh !!, mendidik mengharuskan semua pemikiran sama dan ilmu pengetahuan dianggap seperti agama. Ilmu pengetahuan itu berkembang terus dalam hitungan waktu, bersifat dinamis dan selalu berubah. Ilmu pengetahuan dapat berkembang karena kritik. Apakah seperti itu mendidik? Gaya seperti itu tidak akan dapat membuat siswa atau mahasiswa menjadi paham. Mereka hanya pandai menghafal. Nilai mereka mungkin bisa bagus tapi hanya sebatas hafalan, mereka jelas tidak mampu mengaplikasikan hafalan tersebut di dunia nyata.
Pendidikan sebenarnya adalah proses untuk mengarahkan agar individu menjadi apa yang mereka bisa lakukan dan menjadi. Pendidikan bukan untuk memaksakan atas apa yang mereka tidak ingin lakukan dan menjadi. Adalah sangat tidak tepat untuk mengajarkan monyet terbang di angkasa atau mengajarkan lumba-lumba memanjat pohon. Mendidik adalah proses memanusiakan manusia, supaya mereka bisa hidup dengan potensi yang mereka miliki. Materialisme dalam kehidupan terkadang juga telah membutakan hati para orang tua untuk selalu menuntut anaknya selalu berprestasi, mencapai nilai yang tinggi dari sisi akademis agar kelak anaknya mampu bersaing dalam kehidupan. Tetapi mereka lupa untuk memanusiakan anak-anaknya. Kasih sayang hanya diberikan jika anak-anaknya berhasil mendapatkan nilai yang bagus, tetapi cacian datang bertubi-tubi ketika anaknya terpuruk.
Begitu juga dengan mereka-mereka yang disebut sebagai pendidik, terkadang mereka lupa memanusiakan anak didiknya. Seorang teman pernah bercerita pengalamannya memiliki seorang dosen yang pekerjaannya hanya mencaci dan memaki kesalahan mahasiswanya. Baginya kesalahan adalah aib yang memalukan. Baginya tidak ada pertanyaan yang baik, setiap pertanyaan selalu mendapatkan celaan. Tipe pendidik seperti apakah dosen itu? Sudahkah ia merasa dirinya begitu hebat dengan gelar dan prestasi yang ia miliki? Untuk guru-guru dan dosen-dosen yang berperilaku seperti ini, sebaiknya anda mengajar di padang bebatuan saja. Niscaya batu-batupun lama kelamaan akan pecah mendengar umpatan-umpatan, dan cacian Anda tersebut.

http://www.kompasiana.com/arifperdana
Baca Selengkapnya >>

Profil Negara Spanyol

0 komentar

Spanyol merupakan sebuah negara kerajaan yang telah mengalami suatu sejarah yang menarik dan bergolak. Keadaan alam yang bergunung-gunung dan kering, menjadikannya sebuah negeri yang sukar ditaklukan.
Perjalanan sejarahnya dipengaruhi oleh banyak budaya dan negara. Akar budaya Spanyol berasal dari perpaduan budaya Latin, Visigothic Eropa, Katolik Roma, Islam Timur Tengah, dan lingkungan Mediterania. Hal ini menjadikan Spanyol sebagai sebuah bangsa dengan keragaman budaya yang tinggi.
Keragaman budaya yang tinggi dapat dilihat dari beberapa budaya populer Spanyol seperti tarian flamenco, adu banteng, bull-run, dan tomatina yang banyak mendapat pengaruh dari berbagai latar belakang budaya. Benang merah dari keragaman budaya ini adalah kecintaan akan tantangan, unsur-unsur ‘kegilaan’, chaotic yang diimbuhi suasana kontradiktif.
Di tengah keberagaman budaya tersebut, telah lama di Spanyol terjadi hegemoni kaum Basque yang mayoritas (berpusat di Madrid), terhadap kaum Catalonia yang minoritas (berpusat di Barcelona). Namun, angin segar kebebasan berhembus bagi kaum Catalonia ketika pihak pusat Basque mengalami goncangan dan penurunan di abad ke-18. Hal ini membawa semacam semangat baru nasionalisme Catalonia ke segala bidang, termasuk arsitektur. Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang nasionalisme karya-karya Gaudi bagiCatalonia.
Walaupun terjadi ketegangan antara kaum Basque dan kaum Catalonia, tetapi sebagai sesama budaya serumpun, budaya Spanyol secara umum (Basque) dan budaya Catalonia saling mempengaruhi dalam prakteknya. Begitu pula yang terjadi pada antara budaya Spanyol dan Gaudi (sebagai seorang Catalan). Memang, karya-karya Gaudi tidak pernah dikaitkan dengan budaya Spanyol secara keseluruhan, namun unsur-unsur budaya Spanyol secara umum yang mencerminkan keberanian, kecintaan akan tantangan, keberagaman, serta unsur ‘kegilaan’, chaotic, dan kontradiktif ada dalam semangat karya-karya Gaudi.
Karena itu, sebagai seorang mahasiswa arsitektur, penulis berpandangan bahwa sesuatu yang ‘gila’ dalam konteks kreatifitas, bukanlah sesuatu yang selalu negatif. ‘Kegilaan’ dalam berkreasi dapat menjadi semangat desain yang mendorong semangat berkarya dan berinovasi.
1.2. Latar belakang
Latar belakang dari pemilihan topik ini adalah ketika pada kuliah pertama Issue Arsitektur Kontemporer, mahasiswa diajak untuk menjadi ‘gila’ dalam mata kuliah ini.
Kalau mau bicara tentang ‘gila’, maka tokoh saya adalah Antonio Gaudi. Dia arsitek favorit saya; yang karya-karyanya merupakan perkenalan pertama saya dengan arsitektur. Ketika masih SMP, saya pernah menonton acara jalan-jalan ke Spanyol. Waktu itu, si pembawa acara berkunjung ke Casa Milla. Seluruh bangunan tersebut, terutama kolomnya yang bagai dipuntir dari plafon dan meleleh di lantai benar-benar membuat saya terpukau. Sejak saat itu, saya jatuh cinta dengan arsitektur dan jadi penasaran dengan segala hal yang berkaitan dengan Gaudi dan Spanyol.
1.3. Maksud dan tujuan
Melalui tugas ini, diharapkan menjadi jendela pengetahuan baru bagi saya untuk semakin mengenal negara Spanyol pada umumnya dan Antonio Gaudi pada khususnya. Melalui pengetahuan ini diharapkan membawa cara pandang baru terhadap sikap desain, yang dapat menjadi cara pengembangan diri.
1.4. Batasan pembahasan
Laporan ini akan membahas negara Spanyol secara umum terlebih dahulu. Mencakup perkembangan sejarah secara singkat. Lalu akan dibahas tentang beberapa budaya Spanyol yang cukup populer. Spanyol disini diartikan sebagai Spanyol secara umum dan keseluruhan.
Kemudian masuk ke budaya Catalonia yang sebenarnya merupakan budaya mandiri; namun tidak dapat terlepaskan dari pembicaraan mengenai Spanyol pada umumnya. Budaya mandiri Catalonia inilah yang melahirkan tokoh Antonio Gaudi.
Pada bagian Antonio Gaudi akan dibahas tentang latar belakangnya serta karakteristik karyanya. Dari sini akan dicari kaitan antara karakteristik budaya Spanyol secara umum dengan karakteristik karya-karya Gaudi.
Setelah itu diberi pandangan atau pendapat tentang kaitan kedua hal tersebut, termasuk hal-hal yang dapat dibahas dari topik ini.

Budaya Populer Spanyol

1. Tarian Flamenco
Salah satu contoh budaya Spanyol yang memperoleh begitu banyak pengaruh adalah tarian Flamenco. Sekarang ini tarian Flamenco dianggap sebagai salah satu bentuk budaya Spanyol secara umum. Namun, sebenarnya tarian Flamenco merupakan salah satu tarian pergaulan tradisional berasal dari Andalusia, yang terletak di wilayah selatan. Akar dari tarian Flamenco berasal dari budaya kaum Gipsi Andalusia dan budaya Islam Persia. Dengan semakin berkembangnya tarian ini di wilayah lain, tradisi musik lokal ikut mempengaruhi, seperti unsur musik tradisional Castilia. Keberagaman ini menjadikan tarian Flamenco sebuah tarian dengan genre musik yang kuat, ritmik, bertenaga, anggun dan indah.
Sejarah
Banyak detail dari sejarah perkembangan flamenco hilang dalam sejarah Spanyol. Hal ini disebabkan antara lain karena flamenco muncul dari kelompok sosial masyarakat bawah sehingga kurang mendapat prestise dari kalangan masyarakat menengah dan atas. Selain itu, musik dan tarian flamenco diturunkan dari generasi ke generasi melalui penampilan dalam acara komunitas sosial dan tidak dicatat dalam literatur.
Selama abad ke-18, berkembang ‘flamenco fiesta’. Dalam pesta ini, pertunjukkan tari dan musik flamenco bisa selama beberapa hari. Di sini tercipta set musik dan aturan sosial yang menjadi dasar flamenco.
Pada abad ke-19, flamenco mulai menyebar keluar dari daerah Andalusia dan mulai terbagi menjadi beberapagaya. Dan berkembang demam ‘cafe-cantante’, dimana pertunjukkan flamenco banyak digelar di cafe-cafe lokal. Penari-penari flamenco manjadi salah satu daya tarik utama publik.
Lambat laun, flamenco dan asosiasinya dengan kaum Gipsi menjadi populer di seluruh Eropa. Melancong yang ke Spanyol serasa belum ‘afdol’ jika belum menonton tarian flamenco. Sejak saat itu, Spanyol secara umum diasosiasikan dengan flamenco.
Sejak tahun 1956 hingga kini, muncul trend opera flamenca, dimana musik dan tarian flamenco dilihat sebagai pertunjukkan opera, yang secara bertahap digelar di gedung-gedung besar seperti teater dan arena adu banteng.
Instrumen
Flamenco tradisional biasanya hanya diiringi nyanyian tanpa alat musik (disebut cante). Dalam perkembangannya, nyanyian diiringi dengan:
- Gitar flamenco (toque)
- Tepukan tangan yang ritmik (palmas)
- Hentakan kaki yang ritmik (zapateado)
- Dansa (baile)
Bandurria dan tamborin
- Castanet


2.  Adu Banteng (corrida de toros)
Karena keberagaman yang tinggi, kadang budaya Spanyol diwarnai dengan kontradiksi. Sebagai contoh, adu banteng, atau Corrida de toros bagi orang Spanyol, merupakan pertunjukan juga olah raga yang menarik dan penuh kontradiksi. Secara visual, tampilan matador dalam kostum serba gemerlap dan halus, badan yang selalu langsing dan sportif, begitu kontras dengan tampilan banteng yang gelap, solid, dan sangat ganas. Gerakan matador yang bagai tarian diakhiri dengan tebasan pedang. Lapangan berpasir yang putih pun memerah oleh darah banteng. Keindahan? Ya. Sadis? Ya juga. Kengerian bagi penonton yang tak akrab dengan tradisi ini. Namun, kemampuan matador dalam menghindar dari terjangan banteng, terlebih sikapnya yang menantang si banteng menjadi kenikmatan tersendiri. Karenanya ia bertahan, bahkan tak menunjukkan tanda-tanda bakal menyingkir dari lubuk sanubari penggemarnya di Spanyol, Portugal, Prancis Selatan, dan negara-negara Amerika Latin.
Sejarah
Dulu tujuan utama corrida melulu mempersiapkan banteng untuk dihabisi pedang matador. Namun tahun 1914 Juan Belmonte, seorang matador bertubuh kecil dari Andalusia, memperkenalkan pendekatan penuh resiko, yaitu mengibaskan muleta semakin dekat dengan tubuh banteng dengan gerakan-gerakan indah. Aksi menghabisi bantengnya tergeser ke nomor dua. Kemampuan matador dalam menghindar dari terjangan banteng, terlebih sikapnya yang menantang si banteng, ternyata menyerobot minat penonton.
Kehebatan matador dilihat dari keterampilannya menghindar, keindahannya dan keberaniannya berada sedekat mungkin dengan banteng. Di titik ini corrida tak lagi tinggal sebagai pertarungan antara manusi dan banteng, namun lebih sebagai pertarungan antara manusia dengan dirinya sendiri. Setiap detik dalam tampilannya, matador harus memutuskan seberapa dekat ia akan berani membiarkan banteng mendekat, dan seberapa jauh ia bisa mengempos keberanian untuk memuaskan penonton.
Sudah barang tentu matador, betapa pun jayanya selalu akrab dengan tandukan banteng. Hampir setiap matador pernah kena tanduk paling tidak sekali dan satu musim pertunjukan. Bermonte ditanduk lebih dari 50 kali. Bahkan sejak tahun 1700 dari sekitar 125 orang matador besar, 40 diantaranya tewas di arena. Itu belum termasuk banderillero atau picador yang tewas. Contoh lain, Joselito (Jose Gomez), teman sekaligus rival Belmonte, yang dipandang sebagai salah seorang matador terhebat sepanjang masa, akhirnya tewas di ujung tanduk banteng pada tahun 1920.
Deskripsi
Acaranya dibuka dengan prosesi meriah. Para matador mengenakan jas pendek, rompi dan celana ketat sebatas lutut. Bordiran rumit dari benang emas, perak dan sutra menghiasi kostum mereka. Khusus untuk prosesi, jubah satin yang juga dihiasi bordiran indah menggelantung megah di pundak. Kemejanya berenda-renda, kaus kakinya merah muda, sepatu hitam dengan sol rata. Topinya hitam dari sutra.
Selain matador, para asistennya – disebut banderillero dan picador – ikut berparade. Saat prosesi selesai, walikota melemparkan kunci pintu kandang banteng. Sang banteng masuk arena. Lalu seorang banderilleromengibaskan muleta (kain berwarna nila) hanya dengan satu tangan untuk memancing reaksi banteng. Ini gunanya agar matador mengamati apakah banteng ini punya kecenderungan lebih suka menyerang dengan salah satu tanduk saja, atau kedua-duanya. Setelah itu, barulah matador masuk ke arena.
Biasanya, ia akan mulai dengan gerakan-gerakan veronicaMuleta dikibaskan perlahan dengan kedua tangan dari arah si banteng, tanpa ia sendiri pindah posisi. Begitu terus sampai banteng kian dekat, begitu dekat, sehingga muleta cukup dikibaskan memutari pinggangnya sendiri. Gerakan yang sebenarnya merupakan jurus dasar yang harus dikuasai seorang matador ini indah di mata, karena mendekati gerakan menari. Bayangkanlah apa yang kita lakukan kalau kita berdekatan dengan seekor banteng ganas! Boro-boro menari. Karena matador melakukannya dengan begitu indah, penonton dibuat lupa betapa dekat ia pada resiko ditanduk.
Sementara itu para picador masuk. Dari atas kuda tunggangan, mereka menusuk banteng dengan harpun mirip tombak, menandai dimulainya babak awal, dari tigak babak, berturut-turut yang dimulai dengan pertarungan, lalu penancapan banderilla (sejenis harpun) oleh para banderillero, atau oleh picador. Pertunjukan dituntaskan dengan menghabisi banteng.
Dalam babak pertarungan, matador berupaya menyebabkan lawannya capek sehingga kehilangan stamina. Luka akibat tancapan banderilla yang terus-menerus mencucurkan darah juga cara lain mebuat kondisinya melemah.
Namun, yang biasanya dinantikan penonton adalah saat matador melancarkan tusukan fatal untuk menghabisi lawannya. Yang dipandang terbaik tentu dengan satu tusukan. Pertunjukan disebut recibiendo, hebat sekali, bila karena perhitungan yang matang dan keberaniannya, matador berhasil menancapkan pedang pas di saat ia berhadapan muka dengan si banteng, justru ketika banteng sedang menerjang ke arahnya.
Karena kesempatan hanya dihitung dalam detik, tusukan itu harus langsung kena sasaran (jantung) dan (konon, ini indahnya) dilakukan hanya beberapa saat sebelum tanduk si banteng menyentuh tubuh matador. Begitu tusukan dituntaskan dan sukses, matador sedikit menepi untuk memberi ruang bagi jatunya banteng, tertelungkup seolah menyembah pasrah kalah di hadapan sang matador! Namun, karena cara ini amat tinggi resikonya, amat jarang dipraktikkan. Bagaimana bila tusukan yang diharapkan fatal, ternyata tak berhasil melumpuhkan?
Seorang matador yang kemenangannya sudah diakui akan memutari arena diiringi para banderillero di tengah gemuruh sorak-sorai penonton. Bila penampilannya dinilai bagus, salah satu daun telinga banteng dipersembahkan sebagai tanda kemenangannya. Bila amat memuaskan, kedua daun telinga jadi haknya. Kalau recibiendo, selain dua daun telinga ia juga mendapat ekor!
Adu lari dengan banteng (dalam bahasa Inggris ‘bull-run’, dalam bahasa Basque ‘entzierro’, dalam bahasa Spanyol ‘el encierro’) merupakan suatu tradisi berlari di depan banteng-banteng yang telah dilepaskan ke suatu jalan kota yang telah disekat khusus untuk acara ini. Walaupun acara ini sering diadakan di festival kota dan desa di seluruh Spanyol, namun acara bull-run yang paling terkenal adalah di festival San Fermin di Pamplona, yang disiarkan langsung di Television Espanola dan Cuatro.
Tidak seperti adu banteng yang dilakukan oleh profesional, dalam acara bull-run ini, setiap orang boleh berpartisipasi. Luka-luka menjadi hal yang lumrah dalam acara ini, baik dari partisipan yang terseruduk banteng, maupun banteng yang tanduknya tersangkut di bebatuan jalan.
Sejarahnya
Tradisi ini bermula dari upaya memindahkan banteng-banteng dari kandang di pinggir kota (dimana mereka berada pada malam harinya) menuju ke arena adu banteng. Para pemuda biasanya suka melompat ke depan banteng-banteng itu untuk menunjukkan keberanian mereka. Sejak tahun 1924 telah tercatat 15 orang meninggal di Pamplona akibat acara ini. Korban meninggal terakhir pada tahun 1995 yaitu seorang turis dari Amerika.
Deskripsi
Persiapan dari acara ini adalah pendirian sejumlah barikade dari kayu dan besi yang didirikan di sepanjang jalan yang akan dilalui banteng berdasarkan rute terdekat menuju arena adu banteng. Barikade ini dibuat dua lapis untuk memungkinkan para partisipan untuk segera keluar dalam kondisi terjepit yang berbahaya. Celah barikade dibuat cukup lebar untuk nyelip, namun cukup sempit untuk menghalangi banteng ikut nyelip. Namun hati-hati dengan tanduknya.
Acara bull-run di festival San Fermin dibuka dengan nyanyian "A San Fermín pedimos, por ser nuestro patrón, nos guíe en el encierro dándonos su bendición" ("We ask San Fermín, as our Patron, to guide us through the Bull Run and give us his blessing"). Para pelari menggunakan baju tradisional berupa kemeja dan celana panjang warna putih dengan kain berwarna merah yang diikatkan di pergelangan tangan dan leher. Di satu tangan, mereka menggenggam koran yang digulung untuk menarik perhatian banteng bila diperlukan.
Acara dibuka dengan roket pertama (yang disebut chupinaxo) yang ditembakkan ke udara untuk memperingatkan para pelari bahwa pintu kandang banteng telah dibuka. Signal roket kedua menandakan bahwa keenam banteng telah dilepaskan dan memasuki jalan.
Orang-orang pun akan siap-siap berlari di depan banteng-banteng itu kapan pun mereka datang. Baiknya jika banteng-banteng ini lari dengan mulus dalam kelompok. Jika salah satu banteng terpisah dari kelompok, maka hal ini bisa jadi berbahaya karena dia akan mengalami disorientasi dan mulai menyerang apapun atau siapapun yang bergerak dan menarik perhatiannya.
Bagi pelari yang belum pengalaman, adalah suatu keberuntungan bila dapat menyentuh banteng, namun sebenarnya hal ini tidak dibenarnya dan bisa berakibat fatal bagi yang melakukannya karena hal ini bisa bersifat mengganggu bagi banteng tersebut dan bisa menyebabkannya ngamuk. Untuk meminimalkan kecelakaan yang tidak diharapkan, para pawang banteng ikut berlari di belakang banteng-banteng. Akhir pekan merupakan puncak acara sehingga pasti sangat padat, karenanya paling berbahaya.
Acara selesai ketika banteng terakhir memasuki arena adu banteng. Ada beberapa pelari yang memang nekat ikut masuk ke arena untuk menunggu dilepaskannya vaca (sapi khusus yang jadi sasaran banteng). Namun hal ini tidak disarankan karena sama berbahayanya dengan adu banteng.

3. Tomatina
La Tomatina merupakan acara perang makanan dalam festival kota Bunol di wilayah Valencia yang diadakan setahun sekali pada hari rabu di akhir bulan Agustus. Ratusan orang datang dari seluruh penjuru dunia datang untuk ikut dalam timpuk-timpukan menggunakan tomat yang sudah terlalu matang.
La Tomatina merupakan bagian dari festival selama seminggu yang diisi dengan pertunjukkan musik, parade, tarian, dan pertunjukkan kembang api. Semalam sebelum Tomatina, partisipan akan berkompetisi dalam kontes memasak paella (masakan tradisional spanyol yang terdiri dari nasi, ikan, tomat, dan sayur-sayuran)
Diperkirakan turis yang datang ke acara ini mencapai 20.000-40.000 orang. Melebihi penduduk Bunol yang berjumlah 9.000. Karena akomodasi yang terbatas, akhirnya pada turis umumnya tinggal di kota Valencia dan naik bus atau kereta untuk menuju ke Bunol, yang terletak 38 km dari Valencia. Sebagai persiapan, para pemilik toko dan rumah akan menggunakan plastik besar sebagai pelapis bagian depan bangunan mereka supaya terlindung.
Sejarahnya
Festival kota Bunol ditujukan sebagai penghormatan terhadap Santa Luis Bertran dan Bunda Maria. Tomatina telah menjadi tradisi di Bunol sejak 1944. Tidak ada yang tahu persis bagaimana tradisi ini bermula. Versi yang berkembang di masyarakat mengatakan bahwa tomatina dimulai ketika terjadi perang makanan lokal yang dilakukan oleh para pemuda. Ada pula yang mengatakan bahwa tradisi ini bermula ketika penduduk melempari walikota dengan tomat dalam sebuah perayaan. Apapun yang melatarbelakanginya, timpuk-timpukan tomat ini dirasa menyenangkan sehingga diulangi tahun berikutnya, lalu tahun berikutnya lagi hingga sekarang menjadi tradisi.
Pada Agustus 2007, perang tomat ini berhasil menyedot turis sebanyak 40.000 orang dan menggunakan 115.000 kg tomat.
Deskripsi
Sekitar pukul 10, acara dibuka dengan kedatangan truk-truk pengangkut tomat ke pusat kota, yaitu Plaza del Pueblo. Secara teknis, festival belum dimulai hingga ada seseorang yang berani untuk memanjat tiang setinggi 2 lantai untuk mengambil hadiah berupa daging ham di puncaknya (semacam panjat pinangnya orang Spanyol). Namun dalam kenyataannya, proses ini sulit dan biasanya festival dibuka walaupun belum ada yang berhasil mengambil daging itu.
Acara dimulai ketika semprotan air ditembakkan dan kekacauan pun dimulai. Jika sudah dimulai, orang-orang akan saling lempar tomat secara serampangan. Para partisipan disarankan menggunkan goggle pelindung mata dan sarung tangan. Dan yang tidak kalah penting, sebaiknya tomat dipencet dulu sebelum dilemparkan. Peraturan lainnya adalah tidak ada yang diperbolehkan membawa apapun yang bisa menyebabkan kerusuhan serius, seperti botol kaca.
Setelah tepat setelah satu jam yang penuh kekacauan, semprotan air sekali lagi ditembakkan, menandakan berakhirnya perang tomat itu. Tidak ada lagi tomat yang boleh dilemparkan. Kemudian truk-truk pemadam kebakaran datang untuk membersihkan jalan dengan cara menyemprotkan air
 
>. Sejarah Islam Spanyol
 

Masuk dan menyebarnya Islam di Spanyol menjadi fakta sejarah yang membantah kesan bahwa dakwah Islam disampaikan dengan kekerasan. Tak hanya itu, Islam di Spanyol juga telah mengantarkan wilayah ini mencapai kejayaannya dengan sejumlah penemuan ilmiah revolusioner.
Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di kalangan orientalis Barat berkembang persepsi, dalam dakwahnya para tokoh Islam ibarat menggenggam Al-Qur’an di tangan kanan dan menghunus sebilah pedang di tangan kiri.
Seolah-olah, demikian dikesankan para orientalis, satu-satunya pilihan bagi mereka yang tidak menerima Islam adalah: mati! Penilaian tersebut untuk menstigma bahwa Islam adalah ajaran kejam dan pengikutnya tidak lebih dari seorang jagal. Padahal peperangan yang dilakukan Islam di masa Rasul dan sahabatnya ataupun masa sesudahnya, jauh dari kesan kejam dan brutal. Syari’at Islam menjelaskan perang dalam Islam terdiri dari dua jenis. Pertama adalah perang defensif karena diserang dan dalam rangka mempertahankan diri atau mempertahankan wilayah kaum muslimin. Kedua, perang ofensif dengan tujuan menghancurkan penghalang dakwah. Biasanya penghalang dakwah berupa digelarnya pasukan oleh penguasa kafir yang menolak wilayahnya dimasuki ajaran Islam dan kaum muslimin. Karena menyebarkan dakwah adalah kewajiban syara’, maka peperangan menjadi metoda yang absah dalam konteks syari’at Islam dan sejarah perkembangan Islam.
>
Lagipula perang dalam Islam untuk menghidupkan umat manusia, bukan memusnahkan. Oleh karena itu, ketika kaum muslimin menang perang dan menguasai wilayah, tidak bertujuan menjajahnya.
Masuk dengan Damai
Islam sendiri, jelas mengutamakan perdamaian. Perjalanan sejarah masuk dan menyebarnya Islam di Spanyol, menjadi salah satu buktinya. Dalam proses yang memakan waktu relatif singkat, tiga tahun, Islam berhasil menyebar ke seantero Spanyol. Hebatnya lagi, para pendakwah yang memperkenalkan Islam di Spanyol dari tahun 711 hingga 714 Masehi itu, hanya mengalami satu kali peperangan.
Peperangan itu pecah pada awal masuknya Islam ke sana, yaitu sekitar tahun 709 Masehi di Guadelete, sebuah kota terkemuka dekat Cadiz. Peperangan itu sebenarnya bermula dari pertikaian antara sesama umat Kristen Spanyol. Raja Roderick yang berkuasa saat itu memaksakan keyakinan trinitas Kristen yang dianutnya kepada umat Nasrani Aria. Berbeda dengan para pendukung Roderick yang meyakini Nabi Isa sebagai Yesus, yaitu Allah Bapak, Anak Tuhan, dan Ruh Kudus, kaum Nasrani Aria meyakini Nabi Isa semata sebagai Rasulullah. Pemaksaan keyakinan Trinitas oleh Raja Roderick ini menimbulkan penindasan di kalangan Nasrani Aria. Lantas pimpinan merekapun mendukung pasukan Muslim pimpinan Tariq bin Ziyad, sesaat setelah memasuki wilayah Andalusia melalui selat Giblatar. Maka pecahlah perang antara pasukan Raja Roderick dengan pasukan Muslim pimpinan Tariq bin Ziyad. Sejarawan Barat yang beraliran konservatif, W. Montgomery Watt dalam bukunya Sejarah Islam di Spanyol mencoba meluruskan persepsi keliru para orientalis Barat yang menilai umat Islam sebagai yang suka berperang. Menurutnya, “Mereka (para orientalis) umumnya mengalami mispersepsi dalam memahami jihad umat Islam. Seolah-olah seorang muslim hanya memberi dua tawaran bagi musuhnya, yaitu antara Islam atau pedang. Padahal bagi pemeluk agama lain, termasuk ahli kitab, mereka bisa saja tidak masuk Islam meski tetap dilindungi oleh pemerintahan Islam”.
Itulah yang terjadi sepanjang perjalanan sejarah masuknya Islam ke Spanyol. Islam tak hanya masuk dengan damai, namun dengan cepat menyebar dan membangun peradaban tinggi hingga Spanyol mencapai puncak kejayaannya. Kota-kota terkemuka Spanyol seperti Andalusia dan Cordova menjadi center of excellent peradaban dunia.
Montgomery menganalisa, ini karena Islam tak mengenal pemisahan yang kaku antara ilmu pengetahuan, etika, dan ajaran agama. Satu dengan yang lain dijalankan dalam satu tarikan nafas. Pengamalan syari’at Islam sama pentingnya dan memiliki prioritas yang sama dengan riset-riset ilmiah.

Tak mengherankan jika para ulama terkemuka seperti Ibnu Rusyd (1126-1198) misalnya, yang di Barat dikenal dengan Averous, diakui pula sebagai ilmuwan yang handal di bidangnya. Demikian halnya dengan Ibnu Arabi (1165-1240) yang juga telah mengharumkan Islam di Spanyol.
Ilmu pengetahuan bukanlah bagian yang terpisahkan dari syari’at Islam dan etika moral. Menurut Montgomery, tak ada yang dapat melukiskan relasi antara ilmu pengetahuan, agama, dan etika daripada kata-kata filosofis Ibnu Rusyd. Filsafat tak berarti apa-apa jika tak bisa menghubungkan ilmu pengetahuan, agama, dan etika dalam suatu relasi harmonis. Ilmu pengetahuan, demikian Ibnu Rusyd, dibangun di atas fakta-fakta dan logika hingga sampai kepada suatu penjelasan rasional. Etika, merefleksikan manfaat setiap riset ilmiah, sehingga harus dapat memberi nilai tambah bagi kehidupan. Sedangkan firman Allah, itulah Al-Qur’an, menjadi satu-satunya pembimbing kita untuk sampai pada tujuan hakiki dari hidup ini.
Temuan-temuan Iptek
Membicarakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Spanyol, tak bisa lepas dari kerja besar pembangunan peradaban yang dilakukan para pembawa risalah Islam ke kawasan Eropa itu. Tak bisa juga dipisahkan dari kajian etika serta syari’at Islam yang didakwahkan para da’i.
Itulah yang mendorong semangat para ilmuwan Muslim Spanyol: Pengetahuan itu satu karena dunia juga satu, dunia satu karena Allah juga satu. Prinsip “tauhid” semacam ini yang menjadi koridor berpikir para ilmuwan muslim dalam mengembangkan sains dan teknologi.
Tak mengherankan jika temuan-temuan para ilmuwan muslim pada zaman ini sangat revolusioner. Jauh sebelum Wilbur Wright dan Oliver Wright menemukan pesawat terbang pada abad 20, usaha menemukan alat transportasi penerbangan sudah dilakukan oleh Abu Abbas Al-Fernass. Bahkan ia sudah mencoba terbang, meski kendaraan yang ditemukannya tak sempurna. Sayangnya, sejarah peradaban dunia Islam yang berbasis di Andalusi, Spanyol itu, tak terekam oleh Barat. Sementara catatan-catatan sejarah Islam, ditutup rapat untuk tak dijadikan referensi.
Toh sejarah tak bisa berdusta. Demikian halnya dalam pengembangan ilmu kedokteran oleh para pakar muslim. Selain Ibnu Rusyd, adalah Az-Zahrawi yang dikenal sebagai orang pertama yang memperkenalkan teknik pembedahan manusia. Az-Zahrawi yang lahir dekat Cordova pada 936 Masehi, dikenal sebagai penyusun ensiklopedi pembedahan yang karya ilmiahnya itu dijadikan referensi dasar bedah kedokteran selama ratusan tahun. Sejumlah universitas, termasuk yang ada di Barat, menjadikannya sebagai acuan.
Demikian halnya kontribusi ilmuwan Islam di bidang astronomi. Adalah Az-Zarqalli, astronom muslim kelahiran Cordova yang pertama kali memperkenalkan astrolabe. Yaitu suatu instrumen yang digunakan untuk mengukur jarak sebuah bintang dari horison bumi. Penemuan ini menjadi revolusioner karena sangat membantu navigasi laut. Dengan demikian, transportasi pelayaran berkembang pesat selepas penemuan astrolabe. Sementara pakar geografi, Al-Idrisi, yang lahir di Ceuta pada 1099 Masehi, setelah menuntut ilmu di Cordova juga menemukan dan memperkenalkan teknik pemetaan dengan metode proyeksi. Suatu metode yang sama dengan yang dikembangkan Mercator, empat abad kemudian.
Eropa Berhutang Budi Temuan sains dan teknologi, serta kajian filsafat Muslim Spanyol, mengalir ke seluruh kawasan ibarat mengairi kekeringan kehidupan intelektual Eropa. Para pelajar dari Eropa Barat memenuhi perpustakaan-perpustakaan serta kampus-kampus perguruan tinggi yang dibangun oleh ilmuwan muslim di sana.
Pola pendidikan yang dikembangkan para ilmuwan muslim di sana, sungguh memikat para pelajar dari Eropa. Dalam kitabnya yang berjudul Muqaddimah, ulama Muslim terkemuka Ibnu Khaldun menilai metode pendidikan yang dikembangkan saat itu sebagai “Mengarahkan seseorang untuk mengerti sesuatu melalui apa yang dikerjakannya”. Secara sederhana Ibnu Khaldun menyebutnya sebagai “Metode belajar dengan hati” atau “Learning by doing” dalam bahasa kita sekarang.
Kondisi inilah yang mencerahkan paradigma berpikir orang-orang Eropa. Menurut Montgomery, cukup beralasan jika kita menyatakan bahwa peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri. Tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi “dinamo”nya, Barat bukanlah apa-apa.
Inilah yang sesungguhnya menjadi momentum Eropa memasuki masa Renaissance. Pada abad sembilan, demikian Montgomery, Universitas Cordoba menjadi gerbang Eropa memasuki zaman pencerahan. Sayangnya orang-orang Eropa merasa pencerahan mereka berawal pada abad enam belas dari Florence di Italy.
Yaitu pada saat pemimpin Eropa bersepakat ‘meninggalkan’ agama dalam segala aspek kehidupan dan mengembangkan apa yang disebut sekularisme. Akibatnya, keagungan peradaban Islam yang dibangun di Spanyol berakhir dengan tragis. Yaitu pada saat penguasa di sana menghancurkan semua karya pemikiran para ilmuwan muslim. Tidak hanya karya-karyanya yang dimusnahkan, para ilmuwannya pun disingkirkan.
Ibnu Massarah diasingkan, Ibnu Hazm diusir dari tempat tinggalnya di Majorca, kitab-kitab karya Imam Ghazali dibakar, ribuan buku dan naskah koleksi perpustakaan umum al Ahkam II dihanyutkan ke sungai. Ibnu Tufail, Ibnu Rushdy disingkirkan. Nasib yang sama, juga dialami Ibnu Arabi. Akhirnya, kebijakan bumi hangus tersebut telah menyebabkan kesulitan merekonstruksi perjalanan sejarah Islam di Sevila, Cordoba, dan Andalusia sebagai bukti keagungan peradaban Islam di Spanyol tidak bias dipungkiri, meski kemudian sirna dihancurkan dalam Perang Salib. Tepat pada 2 Januari 1492, Sultan Islam di Granada, Abu Abdullah, untuk terakhir kalinya melihat Al Hambra…
yang benar datangnya dari Allah, kesalahan berasal dari kejahilan hamba-Nya yang dho’if.. 
 

Profil Negara Spanyol Piala Eur 2012

Spanyol tampil di Piala Eropa 2012 dengan status sebagai juara bertahan Piala Eropa dan Piala Dunia. La Furia Roja juga tercatat sebagai peringkat 1 FIFA. Kini mereka berpeluang membuat sejarah menjadi negara pertama yang mempertahankan gelar Piala Eropa, meski itu tak akan dilalui dengan mudah.

Sepanjang sejarah, Spanyol telah 2 kali menjadi juara Piala Eropa. Sebelum menjadi yang terbaik pada 2008, Spanyol sempat menjadi juara pada 1964 saat berstatus menjadi tuan rumah. Mereka juga sanggup menjadi runner-up pada Piala Eropa 1984. Saat itu mereka dikalahkan tuan rumah Perancis 0-2 di partai puncak.
Road to EURO 2012
Spanyol lolos ke Piala Eropa dengan rekor sempurna, meraih 8 kemenangan dari 8 pertandingan. Mereka sukses mencetak 26 gol dan hanya kebobolan 6 gol. Enam laga berhasil mereka menangkan dengan selisih lebih dari 1 gol.
Pasukan Vicente Del Bosque rupanya terlalu tangguh bagi lawan-lawan mereka di grup I, yakni Republik Ceko, Skotlandia, Lithuania, dan Liechtenstein. Kini menjadi tugas Iker Casillas dan kawan-kawan melanjutkan performa gemilang mereka di babak kualifikasi.
Fakta Singkat
Julukan : La Furia Roja (The Red Fury), La Roja (The Red)
Pelatih : Vicente del Bosque
Partisipasi : 8 kali
Prestasi terbaik : Juara 1964, 2008 
Baca Selengkapnya >>

Cara Membuat Toko Online

0 komentar

hai saudara saudara sekalian
hari ini saya akan saya share tentang bagaimana cara membuat toko online yang mudah dan cepat serta tidak perlu repot repot mengolah atau membuat script toko online anda sendiri.
nah sekarang mari kita mulai
1. download xampp atau wampp atau bisa juga appserv n php triad
2. setelah berhasil mendownload salah satu mereka, sekarang silahkan anda menginstal nya
3. setelah anda menginstalnya, anda buka dan buat databasenya
4. setelah database anda jadi selanjutnya anda download aplikasi toko online yang kamu pingin. seperti : Opencart, Virtumart, Prestashop Oscommerce dan masih banyak lagi tinggal anda search di kakek google
5. dan setelah kamu selesai mendownload sekarang anda ekstrak dulu karena waktu download filenya pasti bergenre winrar
6. setelah selesai diekstrak trus folder hasil ekstrakannya di folde htdocs dalam directory xampp or wampp or appserv yang anda download tadi
7. setelah itu anda buka web browser anda dan masuklah pada phpmyadmin untuk melihat database anda tadi
8. lalu anda buka new tab dan klik localhost/opencart (nama folder aplikasi toko online yang anda copi pada folder htdocs td ) untuk menginstalnya
9. setelah itu anda tinggal mengikuti langkah langkah yang akan dipandukan
10. dan taraaa rancangan toko online kalian sudah selesai tinggal menguploadnya dan toko online anda sudah jadi lo

Begitulah sekilas cara membuat toko online. Mudah bukan???
Semoga ilmu ini dapat berguna dalam membantu anda mengembangkan bisnis anda
terimakasih

Salam coyers

Frost angel
Baca Selengkapnya >>
 

Popular Posts

Popular Posts this month

Popular Posts this week